Persiapan Siaran Interaktif Radio Streaming

BTKP Provinsi DIY - Radio streaming saat ini dinilai masih penting kegunaannya, diantaranya ada beberapa manfaat radio streaming bagi dunia pendidikan. Radio streaming dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang pendidikan, maupun materi ajar untuk siswa.  Radio streaming yang dikhususkan untuk civitas siswa/pelajar  Indonesia maupun dunia untuk mengenal dunia pendidikan dan budaya lokal yang ada di Indonesia.

Selasa(24/1), BTKP DIY mengadakan rapat persiapan Siaran Interaktif Radio Streaming. Dalam hal ini
BTKP DIY, memandang perlu segera melakukan penataan dan pengembangan kapasitas lembaga untuk menguatkan peran radio streaming sebagai media pembelajaran interaktif melalui radio.

Dalam kesempatan ini, Kepala BTKP DIY, Dra. Tugini Trihayati menjelaskan bahwa radio streaming khusus pendidikan yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pendidikan, materi pelajaran maupun budaya lokal yang dimiliki. Kemudian audience dari radio streaming ini adalah 40 sekolah klaster yang sudah terdaftar maupun pelajar mulai dari sekolah dasar sampai mahasiswa di seluruh Indonesia yang dapat mengakses internet, karena akses radio ini dapat didengar diseluruh dunia.

Menurut Dra. Tugini Trihayati, bahwa materi yang akan disiarkan melalui radio streaming ini difokuskan terlebih dahulu untuk materi pelajaran Bahasa Jawa.  Karena Bahasa Jawa merupakan salah satu sumber untuk mengimplementasikan pendidikan. “Jika dilihat dari data di lapangan, nilai Bahasa Jawa saat ini lebih rendah dari nilai Bahasa Indonesia atau nilai mata pelajaran yang lain. Tetapi dalam hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa tidak hanya materi Bahasa Jawa saja, akan tetapi adanya materi lain misalnya Budaya Jawa, PKN, dan sebagainya. Sehingga nantinya juga akan ada banyak ragam materi yang lainnya”, ungkap Beliau.

Secara teknis juga ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam siaran radio ini, karena dari 40 sekolah klaster tersebut koneksi internetnya ada yang sudah terputus. Maka dari itu BTKP DIY masih akan meninjau ulang koneksi dari 40 sekolah klaster tersebut. Selain itu juga mempertimbangkan bandwidth di BTKP DIY, apabila diakses oleh banyak sekolah tidak akan mengalami “down”.

Siaran radio streaming ini bersifat interaktif, yang artinya nanti bisa mendatangkan narasumber yang terkait dengan materi yang sedang disiarkan. Sasarannya diharapkan tidak hanya dari 40 sekolah klaster saja, tetapi dari sekolah lainpun juga akan mengakses radio streaming tersebut. Untuk penjadwalan akan dimulai pada bulan Februari 2012. Waktu siaran dimulai dari jam 08.00-14.30 WIB. “Semoga melalui kegiatan siaran Radio Streaming, diharapkan materi pelajaran dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya sehingga nanti menjadi media sumber belajar di sekolah-sekolah” tutup Dra. Tugini Trihayati. (iRL)