Mengatasi Problematika Pendidikan Indonesia dengan Pelatihan Pemanfaatan TIK

BTKP DIY - Pembangunan  bidang pendidikan di Indonesia selalu dihadapkan pada dua masalah besar yaitu problem kualitas dan kuantitas.  Untuk bisa meningkatkan daya jangkau pendidikan agar bisa melayani sebanyak mungkin warga bangsa dan  sekaligus tetap mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan, kita perlu dukungan berbagai sumber daya yang ada.   

Salah satu potensi yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan pendidikan di Indonesia adalah potensi  teknologi informasi dan komunkasi (TIK).  Dengan berbagai potensi yang dimilikinya, TIK diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan mutu dan perluasan jangkauan layanan pendidikan di Indonesia. Hal ini sesuai dengan misi Kemdiknas yang dituangkan dalam Dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional 2010 – 2014 telah dirumuskan misi Kemdiknas, yaitu: Ketersediaan, Keterjangkauan, Kualitas, Kesetaraan, dan Kepastian.  

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengembangkan portal pembelajaran, yaitu Rumah Belajar.  Pembuatan Portal Rumah Belajar ini, ditujukan untuk memberikan layanan pendidikan bagi guru dan siswa, juga sebagai tempat untuk mengembangkan kreativitas guru dan siswa. Agar fasilitas portal belajar yang telah ada tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan peningkatan pembelajaran, maka perlu dilakukan pengembangan SDM khususnya para guru yang akan memanfaatkan fasilitas yang telah ada tersebut.  

Oleh karena itu, pada tahun 2012 ini Pustekkom Kemendikbud, sesuai misinya, memprogramkan kegiatan pelatihan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran bagi para guru.  Guna menyiapkan program tersebut, dilakukanlah kegiatan Pelatihan Pengembangan dan Pemanfaatan Konten Portal Rumah Belajar. Untuk Provinsi DIY, pelatihan ini diadakan di BTKP DIY, dengan diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan guru dari berbagai jenjang, yakni SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK.

Kepala BTKP DIY, Dra. Tugini Tri Hayati menyampaikan harapan agar setelah pelatihan ini selesai, peserta dapat mengembangkan dan mengimbaskan kepada minimal 30 orang guru.

"Metode yang digunakan bisa dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Kabupaten/Kota, Kementerian Agama Provinsi DIY, dan Forum KKG maupun MGMP untuk pelaksanaan pengimbasan. Ingat, saat ini sudah ada naskah akademik yang menggodok Permen mengenai kompetensi guru. Semula hanya ada empat, kini ditambah satu lagi yakni kompetensi TIK untuk guru. Oleh karena itu, para guru sudah harus mempersiapkan kompetensi TIK mulai dari sekarang, salah satunya dengan kegiatan pelatihan ini maupun pengimbasannya nanti di lapangan", jelas Tugini. (m.tok)

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://purefine.online/backlink.php): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 522

Filename: public_html/index.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/btkpdiy1/public_html/index.php
Line: 316
Function: file_get_contents