Cegah Pencurian, Dinas Dikpora DIY adakan Sosialisasi di Gunungkidul

BTKP DIY- Dinas Dikpora DIY bersama dengan Konsultan Program ICT EQEP DIY, mengundang 77 sekolah yang telah menerima program bantuan ICT EQEP di wilayah Gunungkidul, Jumat (6/7) di Aula Dinas Dikpora Gunungkidul. Undangan ini terkait sosialisasi pencegahan tindak pidana pencurian, seperti yang sebelumnya pernah terjadi di beberapa sekolah penerima program bantuan ICT EQEP. Yang terbaru adalah raibnya 21 komputer + LCD di salah satu SMP di Gunungkidul.

Kasi Data dan TI Dinas Dikpora DIY, Singgih Raharjo, M.Ed. yang hadir mewakili Kepala Dinas Dikpora DIY, menyatakan kesedihannya atas kehilangan yang menimpa sekolah tersebut. "Apa yang sudah kita rencanakan, kemudian realisasikan lantas hilang begitu saja. Hal ini tentu membuat kami merasa sangat sedih", ujarnya.

Singgih mengajak para peserta yang sebagian besar adalah Kepala Sekolah, untuk kembali mengingat saat-saat sebelum penerimaan bantuan komputer.  Pada waktu itu, syarat utama sekolah bisa menerima adalah adanya ruangan yang baik, tenaga pengelola lab maupun tenaga keamanan, serta keamanan yang melingkupi ruangan itu. Selain itu, Dinas Dikpora DIY juga telah melatih pengelola lab maupun guru dengan kemampuan pengelolaan lab maupun konten pembelajaran, dengan tujuan agar pada saat alat-alat datang, sekolah sudah siap menerima.

"Bahkan sudah ada blockgrant yang diberikan kepada sekolah untuk lebih mempersiapkan lagi berbagai hal untuk penerimaan alat-alat bantuan. Dana ini bisa digunakan untuk memperbaiki sistem keamanan, melengkapi sarana prasarana apabila memang kurang seperti kabel, maupun untuk mengimbaskan pengetahuan yang telah diterima pada saat diklat kepada rekan-rekan yang lain", jelasnya.

Oleh karena itu, untuk menghindari adanya kejadian yang sama di waktu yang akan datang, Singgih mengajak sekolah untuk menerapkan keamanan berlapis. Keamanan berlapis yang dimaksudkan disini adalah tidak hanya pengamanan secara fisik dengan adanya teralis, tetapi juga pengamanan secara human (orang) serta pengamanan secara elektrik dengan menggunakan CCTV.

"Saya harap sekolah juga mengkoordinasikan keamanan dengan masyarakat sekitar. Selain itu, posisi jaga malam juga harus didekatkan dengan laboratorium komputer", tegasnya.

Singgih juga mempersilakan sekolah untuk memanfaatkan dana BOS untuk pengamanan atau perawatan komputer. "Asalkan masih dalam koridor pemanfaatan Dana BOS poin pertama hingga ke-dua belas, silakan saja digunakan", ungkapnya.

Sementara itu, konsultan ICT EQEP DIY, Drs. Anwar Murham, menyetujui adanya pengamanan berlapis seperti yang diungkapkan Singgih Raharjo. "Tetapi pastikan penggunaan pengamanan seperti CCTV juga diamankan pula. Jangan sampai CCTVlah yang pertama kali dirusak oleh pencuri", tuturnya.

Anwar berharap, kejadian ini bisa membuat kita sadar, bahwa sekolah lain bisa dimungkinkan menjadi korban berikutnya. Oleh karena itu, kewaspadaan memang perlu ditingkatkan. (m.tok)

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://purefine.online/backlink.php): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 522

Filename: public_html/index.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/btkpdiy1/public_html/index.php
Line: 316
Function: file_get_contents