Balai Tekkomdik DIY Gelar Mobile Learning Services (MLS) di SMAN 1 Temon, Guru Dilatih Manfaatkan Papan Interaktif Digital

Kulon Progo — Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menyelenggarakan kegiatan Mobile Learning Services (MLS) di SMAN 1 Temon, Kulon Progo pada Rabu–Kamis, 15–16 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 guru dan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.30 WIB setiap harinya. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai media pembelajaran yang interaktif dan inovatif.

Pada hari pertama, tim Balai Tekkomdik DIY memberikan pelatihan terkait pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung pembelajaran digital. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan Gemini Gems sebagai asisten AI untuk membantu pembuatan materi ajar, Smartboard untuk pembelajaran interaktif di kelas, serta pembuatan ujian digital menggunakan Google Edu. Para guru dikenalkan dengan cara menyusun prompt yang efektif, menghasilkan konten pembelajaran, serta memanfaatkan fitur AI untuk mempercepat penyusunan soal dan bahan ajar.

Memasuki hari kedua, pelatihan difokuskan pada pemanfaatan Canva AI Kode sebagai media pembelajaran kreatif. Peserta mendapatkan pendampingan mulai dari pengenalan fitur, penyusunan prompt AI, pembuatan konten pembelajaran berbasis visual, hingga menghasilkan produk pembelajaran interaktif. Guru juga dilatih mengembangkan presentasi, lembar kerja digital, infografis, serta media pembelajaran berbasis AI yang dapat langsung digunakan dalam proses belajar mengajar.

Tidak hanya sampai pada tahap pembuatan, peserta juga diarahkan hingga proses publikasi hasil karya Canva AI Kode. Guru mempelajari cara membagikan media pembelajaran melalui tautan publik, mengatur akses siswa, serta mengoptimalkan penggunaan Canva sebagai platform distribusi materi digital. Pendampingan ini bertujuan agar guru dapat langsung mengimplementasikan hasil pelatihan di kelas masing-masing.

Selain itu, pada sesi lanjutan, tim Balai Tekkomdik DIY juga memberikan pelatihan pembuatan microsite menggunakan s.id. Guru diajarkan mengumpulkan berbagai media pembelajaran yang telah dibuat, kemudian mengintegrasikannya ke dalam satu halaman microsite. Dengan demikian, siswa dapat mengakses materi, tugas, dan media pembelajaran melalui satu tautan yang mudah digunakan.

Kegiatan Mobile Learning Services (MLS) ini berlangsung interaktif dengan praktik langsung dan pendampingan intensif kepada peserta. Para guru SMAN 1 Temon terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik penggunaan Canva AI Kode dan pembuatan microsite pembelajaran. Melalui kegiatan ini diharapkan guru mampu mengembangkan pembelajaran berbasis AI yang lebih kreatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital.

Balai Tekkomdik DIY berharap kegiatan MLS ini dapat meningkatkan literasi digital guru serta mendorong pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran. Dengan kompetensi yang diperoleh, guru SMAN 1 Temon diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses oleh siswa