Balai Tekkomdik DIY Gelar Mobile Learning Services di SLB ABCD Tuna Kasih Donoharjo, Guru Dilatih Pemanfaatan AI, Canva, Gamma, dan Suno AI.

Yogyakarta, 4 - 5 Agustus 2026 Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan Mobile Learning Services (MLS) di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang guru dan didampingi oleh 4 orang tim dari Balai Tekkomdik DIY. Program MLS ini merupakan salah satu upaya Balai Tekkomdik untuk menjangkau satuan pendidikan di berbagai wilayah DIY, termasuk sekolah luar biasa, guna meningkatkan kompetensi digital para pendidik secara langsung di lokasi sekolah masing-masing.

Dalam kegiatan pendampingan hari pertama, tim Balai Tekkomdik memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di aplikasi Canva untuk mendukung proses pembelajaran. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan fitur AI  Canva yang dapat dimanfaatkan guru dalam menyusun media pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan efisien.

Dalam kegiatan pendampingan hari ke dua, tim Balai Tekkomdik memberikan pelatihan tentang bagaimana cara pemanfaatan dan penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Gamma.AI untuk mendukung proses pembuatan PPT Pembelajaran secara cepat, dan efektif. Setelah mempelajari Gamma.AI di pelatihan hari kedua ini Tim Balai Tekkomdik memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan Suno.AI yang dimana pemanfaatannya untuk mendukung pembuatan musik secara cepat, efisien, menarik, dan inspiratif.

Selama pendampingan berlangsung, tim Balai Tekkomdik turut memberikan bimbingan secara personal kepada guru-guru yang membutuhkan pendampingan lebih intensif, khususnya guru-guru senior yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Guru-guru dengan usia yang lebih muda pada umumnya mampu mengikuti pemaparan materi dengan cukup baik, sementara sebagian guru senior masih memerlukan bimbingan lebih dalam mengoperasikan aplikasi dan memahami konsep pemanfaatan AI. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi tim pendamping untuk memberikan penjelasan secara lebih perlahan dan bertahap, agar seluruh peserta dapat memahami materi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pendekatan pendampingan yang bersifat langsung dan personal ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan kompetensi digital antar generasi guru di lingkungan SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, guru-guru diharapkan semakin percaya diri dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar, termasuk dalam konteks pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan media pembelajaran yang lebih variatif.

Kegiatan MLS di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo ini menjadi bagian dari komitmen Balai Tekkomdik DIY dalam mendukung transformasi digital pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui program-program pendampingan semacam ini, Balai Tekkomdik berharap dapat terus memperluas jangkauan layanan teknologi pendidikan hingga ke satuan-satuan pendidikan khusus, sehingga seluruh guru, tanpa terkecuali, memiliki bekal keterampilan digital yang memadai untuk mendukung kualitas pembelajaran.