-
Telp Kantor
0274 517327 -
Surat Elektronik
[email protected] -
Alamat Kantor
Jl. Kenari No.2, Semaki
Telp Kantor
0274 517327Surat Elektronik
[email protected]Alamat Kantor
Jl. Kenari No.2, Semaki
Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY kembali melaksanakan program Mobile Learning Services (MLS) di SLB Sekar Melati Muhammadiyah Imogiri pada tanggal 11–12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendampingan langsung dari Balai Tekkomdik DIY kepada satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang adaptif dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Kegiatan hari pertama dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Tekkomdik DIY, Rudi Prakanto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya adaptasi teknologi di satuan pendidikan, termasuk di sekolah luar biasa, guna menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Materi pertama disampaikan oleh Bapak Oki Pambudi tentang pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran di kelas. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait fungsi dan fitur IFP serta contoh penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar.
Memasuki hari kedua, pelatihan difokuskan pada pemanfaatan Canva Code yang dibawakan oleh Bapak Ridwan Abdullah. Pada sesi ini, guru-guru diajak mengenal cara membuat game pembelajaran sederhana dengan memanfaatkan fitur Canva Code. Game edukatif tersebut dirancang untuk mendukung proses belajar yang lebih menyenangkan bagi para siswa.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang penggunaan platform s.id untuk mengelola dan menghimpun berbagai tautan penting dalam satu microsite. Melalui s.id, link game pembelajaran yang telah dibuat serta berbagai sumber belajar lainnya dapat dikumpulkan dalam satu halaman terpadu, sehingga memudahkan guru maupun siswa dalam mengakses materi secara praktis.
Melalui kegiatan MLS ini, Balai Tekkomdik DIY berharap para guru di SLB Sekar Melati Muhammadiyah Imogiri semakin terampil dalam mengembangkan media ajar berbasis teknologi. Dengan inovasi seperti game pembelajaran dan microsite terintegrasi, diharapkan tercipta pengalaman belajar yang lebih kreatif, terstruktur, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.