Organisasi yang Membangun Kepercayaan

Kali ini kita akan membicarakan bagaimana membangun sebuah organisasi modern yang setiap orang didalamnya dapat bekerja dengan nyaman dan saling percaya. Tulisan akan kita awali dengan sebuah cerita berikut ini. Seorang pedagang dengan dua keledainya yang membawakan berbagai macam barang. Mereka berjalan berjam-jam melewati jalanan yang panas.Satu kali, salah satu dari keledai itu, yang lebih tua, tidak kuat lagi. Ia berkata kepada keledai satunya, “Tolong, aku sudah tidak kuat lagi. Bantu aku mengangkat beban ini” Tapi, si keledai muda menolak karena ia sudah membawa beban sendiri. Dan tak lama, si keledai tua ambruk dan langsung mati kelelahan. Si pedagang pun mengambil bawaan si keledai tua dan menaruhnya di punggung keledai muda.Giliran si keledai muda yang kini harus menanggung beban lebih berat.”Ah,andai aku tadi membantu si keledai tua” sesalnya.

Satu cerita sederhana tapi sering kali benar-benar terjadi dalam kehidupan kita. Bekerjasamalah atau kita yang akan rugi. Berbicara mengenai trust atau kepercayaan memang tidak bisa lepas dari kerjasama. Bagaimana kita bisa bekerjasama jika tidak ada kepercayaan? Sebaliknya, jika sekedar percaya pada seseorang, tapi tidak pernah bekerjasama dengannya, kita hanya akan sekedar mengidolakan orang itu. Ya, trust adalah salah satu faktor penting dalam membangun sebuah Kerjasama.

Masalah kepercayaan ini seringkali membuat orang enggan bekerjasama. Padahal, sukses tanpa Kerjasama itu mustahil. Karena itulah kitapun harus bisa belajar mempercayai orang lain. Pertama, miliki harapan yang masuk akal. Kita harus mempunyai kesadaran penuh bahwa rekan sekerja kita juga punya kelebihan dan kekurangan. Jika kita berharap super tinggi dalam kerjasama atau kepercayaan ini, kita bisa kecewa karena bagaimanapun manusia itu terbatas, bisa terbatas kemampuan intelektualnya, fisiknya atau materialnya. Kedua, komunikasi. Ini berbicara tentang sikap terbuka, jujur, dan kesatuan visi.Semakin intens komunikasi dibangun, maka kepercayaan pun akan tumbuh.Organisasi yang tidak membangun komunikasi dengan baik dapat dipastikan organisasi tersebut akan mengalami berbagai macam permasalahan terkait dengan kepercayaan dan Kerjasama. Dan ketiga, Ketulusan. Banyak orang sulit mempercayai orang lain karena ia selalu menjadikan dirinya pusat segala sesuatu.Menganggap diri paling super di sebuah organisasi inilah awal dari sebuah ketidaktulusan. Tulus artinya setiap anggota organisasi tak ada salahnya untuk sesekali berkorban, berkorban bagi dirinya dan orgnaisasinya, memiliki sikap adil terhadap diri sendiri maupun partner kerja kita, Organisasi yang berkembang dengan baik bila setiap orang yang ada didalamnya mau bayar harga demi kesuksesan bersama. Dan akhirnya marilah kita renungkan dan kita laksanakan ketiga sikap diatas dalam membangun relasi kerja dalam sebuah orgnasasi agar organisasi kita menjadi organisasi modern yang unggul.