Baca Artikel

Kategori: Info Teknologi

Awas, Malware Jenis Baru Ternyata Bisa Nyebar Walau Ponsel Dimatikan

Blog Single

 

Dilangsir dari WowKeren.com - Baru-baru ini, perusahaan anti-virus asal Belanda, atau yang disebut AVG, telah menemukan malware jenis baru yang sangat canggih. Pasalnya, malware android ini tetap aktif meski ponsel dalam keadaan mati. Lalu jenis malware apakah itu?
AVG menemukan bahwa malware jenis baru tersebut akan menyebar dan menyusup ke sejumlah aplikasi ketika ponsel sedang dalam posisi off. Menurut AVG, saat pengguna smartphone yang sudah terjangkit malware tersebut menekan tombol power off, sesungguhnya ponsel tak benar-benar mati. Hanya layar ponsel, suara dan lampu notifikasi saja yang di-nonaktifkan. 
Saat ponsel kita dalam keadaan mati inilah, malware tersebut mulai bekerja. Malware bisa mengontrol ponsel, termasuk melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, serta mengakses file dan aplikasi lainnya tanpa sepengetahuan pengguna. 
AVG kemudian menjelaskan bahwa malware masuk ke dalam perangkat Android ketika pengguna mengunduh aplikasi yang terinfeksi dari toko aplikasi. Ketika aplikasi itu telah dipasang, maka malware bisa mengontrol ponsel dan melakukan tugas apapun yang diinginkan hacker. 
Sayangnya, AVG tak menyebutkan nama aplikasi yang terinfeksi tersebut. Malware jenis ini hanya tersemat di dalam aplikasi yang tersedia di toko-toko aplikasi buatan Tiongkok. Jadi, pengguna yang tak pernah mengunduh aplikasi pihak ketiga dari toko aplikasi Tiongkok maka boleh sedikit merasa aman. 
Malware "pintar" tersebut ternyata juga hanya menginfeksi perangkat berbasis sitem operasi (OS) Android sebelum versi KitKat. Meski begitu, diperkirakan 10 ribu ponsel Android telah menjadi korban. 
Sementara itu, toko aplikasi Google Play Store dilansir aman dari malware tersebut. Apalagi, sejak pertengahan tahun lalu Google telah memperkuat sistem operasinya dari serangan peretas. Dengan begitu, sebelum dan sesudah mengunduh aplikasi apapun dari Google Play Store, pengguna dapat memindai aplikasi tersebut agar bebas dari malware. (wk/kr)

Dilangsir dari WowKeren.com - Baru-baru ini, perusahaan anti-virus asal Belanda, atau yang disebut AVG, telah menemukan malware jenis baru yang sangat canggih. Pasalnya, malware android ini tetap aktif meski ponsel dalam keadaan mati. Lalu jenis malware apakah itu?

AVG menemukan bahwa malware jenis baru tersebut akan menyebar dan menyusup ke sejumlah aplikasi ketika ponsel sedang dalam posisi off. Menurut AVG, saat pengguna smartphone yang sudah terjangkit malware tersebut menekan tombol power off, sesungguhnya ponsel tak benar-benar mati. Hanya layar ponsel, suara dan lampu notifikasi saja yang di-nonaktifkan. 

Saat ponsel kita dalam keadaan mati inilah, malware tersebut mulai bekerja. Malware bisa mengontrol ponsel, termasuk melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, serta mengakses file dan aplikasi lainnya tanpa sepengetahuan pengguna. 
AVG kemudian menjelaskan bahwa malware masuk ke dalam perangkat Android ketika pengguna mengunduh aplikasi yang terinfeksi dari toko aplikasi. Ketika aplikasi itu telah dipasang, maka malware bisa mengontrol ponsel dan melakukan tugas apapun yang diinginkan hacker. 

Sayangnya, AVG tak menyebutkan nama aplikasi yang terinfeksi tersebut. Malware jenis ini hanya tersemat di dalam aplikasi yang tersedia di toko-toko aplikasi buatan Tiongkok. Jadi, pengguna yang tak pernah mengunduh aplikasi pihak ketiga dari toko aplikasi Tiongkok maka boleh sedikit merasa aman. 

Malware "pintar" tersebut ternyata juga hanya menginfeksi perangkat berbasis sitem operasi (OS) Android sebelum versi KitKat. Meski begitu, diperkirakan 10 ribu ponsel Android telah menjadi korban. 

Sementara itu, toko aplikasi Google Play Store dilansir aman dari malware tersebut. Apalagi, sejak pertengahan tahun lalu Google telah memperkuat sistem operasinya dari serangan peretas. Dengan begitu, sebelum dan sesudah mengunduh aplikasi apapun dari Google Play Store, pengguna dapat memindai aplikasi tersebut agar bebas dari malware.

 

Bagikan Artikel:

"Change and Moving Forward with Technology"